Posts

Showing posts with the label geoprocessing

Insert File/Layer Name Into Attribute Table ( The Power Of Phyton Part 5)

Hello,another phyton life saver incominggg the code im going to post below is very useful if you are going to insert the "file name" of your feature classess into attribute table (in certain field of course) Here goes # Import arcpy module import arcpy # Load required toolboxes arcpy.ImportToolbox("Model Functions") # Script arguments Wokspace = arcpy.GetParameterAsText(0) if Wokspace == '#' or not Wokspace: Wokspace = "E:\\Data\\Projects\\NWI\\Test_1" # provide a default value if unspecified Field_Name = arcpy.GetParameterAsText(1) if Field_Name == '#' or not Field_Name: Field_Name = "NAME" # provide a default value if unspecified Field_Type = arcpy.GetParameterAsText(2) if Field_Type == '#' or not Field_Type: Field_Type = "TEXT" # provide a default value if unspecified Field_Length = arcpy.GetParameterAsText(3) if Field_Length == '#' or not Field_Length: Field_Length = "...

Renaming (include adding prefix or suffix) tons of feature classes/datasets/rasters/files ( The Power Of Phyton Part 4)

Hello,hey its been a while, today im going to post another phyton codes for your geoprocessing boooring routines. this time I will give short code that is very useful to batch renaming bunch of feature classes in your geodatabases. The code itself just be done few minutes ago when I must renaming tons of feature classes in my current project at office (its about preparing basemap for 50.000 scale Infrastructure map) so lets rideeee # name = batch_renaming.py # Description = rename feature classes in a feature dataset in a fast way # Import System Modules import arcpy from arcpy import env # Set Workspace env.workspace = "E:/Workspace2015/BASEMAP_PII2015/Procdir/SBA Batas_admin_Kabupaten_2013_1/SBA.gdb" # Calling All feature classess list_Fcs = arcpy.ListFeatureClasses() # And Call the Loop Processor for name in list_Fcs:arcpy.Rename_management(name,('batas_kabupaten_'+name)) Explanation : 1. Calling arcpy modules and env (environment), means ArcGIS w...

Power Of Phyton Scripting In ArcGIS ( Useful Codes)

Some Useful Phyton Codes For Batch Geoprocessing Batch Clip Geoprocessing Tool import arcpy import os # The workspace environment needs to be set before ListFeatureClasses # to identify which workspace the list will be based on arcpy.env.workspace = "c:/data" out_workspace = "c:/data/results/" clip_features = "c:/data/testarea/boundary.shp" # Loop through a list of feature classes in the workspace for fc in arcpy.ListFeatureClasses(): # Set the output name to be the same as the input name, and # locate in the 'out_workspace' workspace # output = os.path.join(out_workspace, fc) # Clip each input feature class in the list # arcpy.Clip_analysis(fc, clip_features, output, 0.1) Batch Save Layer In MXD # import Phyton Geoprocessing Module import arcpy # set up MXD location mxd = arcpy.mapping.MapDocument("E:\PII_Aceh2014\PII_Aceh2014\PETA INFRASTRUKTUR INDONESIA\ALBUM PETA\A3\Kabupaten\ACEHTAMIANG_201...

Power Of Phyton Scripting In ArcGIS (Example 2, Phyton As Batch Geoprocessor)

Pekerjaan GIS sebagian besar adalah pekerjaan berulang. Dalam artian, prosesnya selalu berkisar di dalam kerangka sistem (input - proses - output). Pekerjaan perulangan ini sering memakan waktu yang tidak sedikit, terlebih jika melibatkan data dalam jumlah banyak. Oleh karena itu cara - cara untuk mempersingkat pemrosesan selalu dicari oleh banyak pengguna GIS. Alhasil di dalam sebuah software GIS fungsi "batch processing" atau pemrosesan banyak data dalam sekali eksekusi merupakan hal yang esensial. Di dalam ArcGIS, fungsi batch dapat dilakukan setidaknya melalui empat cara. Pertama, batch grid geoprocessor yang dieksekusi dari ArcToolbox, kedua, Model Builder, ketiga, ArcObject Scripting, dan keempat Phyton Scripting. Dari aspek efisiensi kerja, scripting (ArcObject maupun Phyton) jelas lebih efisien daripada Batching toolbox dan pembuatan model. Alasannya, yang pertama reusable ( batch geoprocessor nature-nya tidak reusable, kecuali anda menyimpan log geoprocessing untuk...

Power of Phyton Scripting in ArcGIS (Example 1), Clipping Rasters in a workspace

Image
phyton scripting di ArcGIS, mungkin tidak banyak orang yang mengeksplor ArcGIS sampai kesini, tapi berani jamin, anda akan kecanduan memakainya bila sudah memahami fungsionalitas dan manfaatnya. Contohnya misalnya seperti ini. "Saya mempunyai beberapa data raster dalam sebuah geodatabase, saya akan memotong raster (clip) tersebut menggunakan data raster dari geodatabase lain (bisa juga dari geodatabase yang sama). Solusinya ada 4. Pertama, proses clipping manual?? well, it is long and damn boring . kedua, proses clipping otomatis pake batch processing??? apa anda tahan membuat tabel batch untuk 250 raster yang akan anda potong??. ketiga, Bikin model builder ???, ugh I want to clip rasters right here and right now, not to drawing ballons, bubbles, and arrows. dan ini yang keempat, Phyton Script.  nah!.yang ini nih baru oke!, cuman ngetik beberapa baris kode and voila, all rasters clipped!!!." Oke, jadi gini tutorial penggunaan phyton script 1.  Buka Phyton Window di ...

Clip Multiple Rasters Using Polygons (Global Mapper)

Image
Ada kasus, misalnya, anda diminta memotong (clip) data raster/citra sebanyak "n" file menggunakan grid polygon. Misalnya seperti gambar dibawah, saya mau membuat mosaik peta RBI hasil scanning, tapi saya tidak perlu informasi tepi dan bawah peta yang mengganggu. Jika bagian tidak penting ini tidak diclip, tentu hasil mosaik akan "awut - awut"-an. Melakukan clip raster untuk kasus diatas sangat mudah jika data yang akan dimosaik cuma satu dua buah, tapi bagaimana jika ratusan??  anda tentu memerlukan sebuah tool yang bisa melakukannya secara otomatis. Secara default fungsi clip multiple raster ini tidak tersedia di ArcGIS. Fungsionalitas batch processing juga tidak dapat digunakan untuk kasus seperti ini. Ada fungsi lain yang bisa, yaitu "iterate/loop raster" melalui model builder. Disini software akan menelusuri seluruh data raster yang ada dalam direktori, me-load ke software, diclip menggunakan polygon (identifikasi polygon menggunakan field tert...

Split By Attributes di ArcGIS

Secara default fungsi split by attributes tidak tersedia di ArcGIS. Split by attributes berarti memecah sebuah layer menjadi dua atau lebih layer turunan yang nilainya ditentukan dari attribut salah satu fieldnya. Misalnya Anda mempunyai data batas desa satu provinsi, dan ingin anda ubah menjadi data batas desa satu kabupaten sesuai dengan jumlah kabupaten di provinsi tersebut. Jika dilakukan manual atau menggunakan batch processing/model builder/iteration processing tentu akan makan waktu lama. Untuk mempersingkat task tersebut, bisa menggunakan tools Split By Attribute Tool dari UMESC-USGS dalam bentuk ArcGIS Add in. Link dan informasi lebih lanjut http://www.umesc.usgs.gov/management/dss/split_by_attribute_tool.html

Membuat SDE Geodatabase Menggunakan Microsoft SQL Server Express 2012 pada ArcGIS 10.2

Image
Membuat SDE geodatabase memiliki banyak keuntungan dibanding hanya menggunakan file geodatabase atau personal geodatabase. SDE geodatabase memungkinkan kita untuk melakukan multi user editing alias editing data spasial pada waktu yang bersamaan oleh banyak user (baik melalui desktop client /arcmap maupun web client /arcgis viewer for flex/javascript/silverlight). Untuk membuat SDE geodatabase, kita memerlukan DBMS (database management system). Pilihan yang tersedia antara lain Microsoft SQL Server, PostGreSQL, informix, oracle, dan beberapa lainnya. Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan instalasi SDE geodatabase menggunakan Microsoft SQL Server 2012 Express dan ArcGIS 10.2 . Untuk lebih memahami konsep database server and client, idealnya percobaan ini dilakukan menggunakan dua komputer yang terhubung melalui jaringan. Satu komputer bertindak sebagai server, dan yang lain sebagai client. Tapi ini tidak harus, dengan satu komputer pun sudah bisa. Namun dalam percobaan in...

Instalasi SEXTANTE Frameworks di ArcGIS 10

Image
SEXTANTE adalah kumpulan geoprocessing tool/framework yang dikembangkan untuk menambah fungsi analisis dalam Quantum GIS. Framework ini terdiri dari berbagai tools baik untuk raster maupun vector analysis. Selain di QGIS framework ini juga tersedia untuk software lain seperti GRASS dan SAGA, termasuk juga ArcGIS (implementasi dalam bentuk geoprocessing toolbox). Implementasi SEXTANTE dalam ArcGIS tentunya dapat menambah fungsionalitas ArcGIS selain dari tools yang sudah ada, walaupun sebenarnya beberapa fungsionalitas dari SEXTANTE sudah tersedia di Geoprocessing tools native ArcGIS sendiri. Instalasi SEXTANTE di ArcGIS adalah sebagai berikut : 1. Download SEXTANTE installer dari http://www.unex.es/eweb/sextantegis/sextante_arcgis.zip atau disini. 2. Unpack ZIP ke folder  C:\Program Files (x86)\ArcGIS\Desktop10.0\java\ lib\ext 3. Install ArcGIS Java SDK dari DVD ArcGIS 10  3. Jalankan program JavaConfigTool di  C:\Program Files (x86)\ArcGIS...

PENGGUNAAN ITERASI/LOOPING UNTUK GEOPROCESSING YANG LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN

Image
Ada contoh kasus, Katakanlah anda diharuskan memotong/clipping seluruh data yang tersimpan dalam sebuah geodatabase. Anda bisa saja melakukan proses clipping satu per satu menggunakan tool Clip di ArcToolbox, tapi jelas cara ini memerlukan waktu yang tidak sedikit. Ada cara lain, yaitu menggunakan batch command (di ArcToolbox klik kanan nama tool yang akan dipakai , lalu pilih batch), cara ini relatif lebih cepat, tapi memerlukan tahapan penspesifikasian parameter batching yang tentunya memerlukan waktu juga (tergantung jumlah data). Di ArcGIS 10, terdapat fungsionalitas yang disebut iteration/looping. Dokumentasinya dapat dilihat di webhelp ArcGIS dengan alamat ini . . Implementasi iteration dilakukan di model builder, sebagai contoh lihat diagram model tool Clip Workspace di bawah ini. Tool clip Workspace (diunduh dari alamat ini ) merupakan sebuah modelbuilder based tool yang fungsi utamanya adalah kemampuan melakukan clipping pada level workspace/feature dataset/folder. D...