Posts

Showing posts with the label orthorektifikasi

Manual RPC or Internal/External Orientation for Satellite Imagery Orthorectification in ENVI Software

Image
When building RPCs for digital camera aerial photography and pushbroom sensor imagery, you will need to enter various required parameters such as   principal points ,   focal lengths and pixel sizes , and   incidence angles . This section provides guidelines on determining these values. Principal Point Coordinates Principal point coordinates are often set to [0.0, 0.0], which assumes that the principal point is the center of the image for a frame central projection and the center of each scan line for a line central projection. A laboratory calibration report should provide the principal point coordinates. Focal Length and Pixel Size Focal length is the orthogonal distance from the perspective center to the image focal plane. Pixel sizes correspond to the CCD cells (detectors of the camera that captured the images). Typically, aerial digital cameras and satellite pushbroom sensors have square pixels, which means that the pixel size is the same in the x and y dimensions. F...

Satellite Imagery Orthorectification using DEM in ArcGIS Tutorial

Image
How to perform orthorectification in ArcGIS using DEM and imagery metadata

Tutorial Singkat Drone/UAV Untuk Pemetaan Menggunakan Agisoft Photoscan: Bagian Pertama / Tingkat Dasar

Karena download count tutorial sederhana yang saya buat di Slideshare jumlahnya lumayan, saya memutuskan untuk mempublishnya juga di Gplay Book dengan harga sekian rupiah, monggo yang berminat untuk membeli, jangan pikirkan nominal yang anda buang, tapi pikirkan nominal yang anda bisa dapat jika anda menguasai teknik-tekniknya. hihihi dan saya tidak pernah ingin menjadi kapitalis murni, tutorial ini masih anda bisa dapatkan secara gratis di  slideshare.net Here is the Link to GPlay Book https://play.google.com/store/books/details?id=DQrADgAAQBAJ

Importance of Geoid Offset In Orthorectification

Image
Orthorektifikasi melibatkan citra satelit, DEM dan data GPS sebagai titik ikat. Dilihat dari karakteristik elevasinya, DEM biasanya menggunakan tinggi orthometrik, sedangkan GPS dan RPC coefficient dari citra menggunakan tinggi ellipsoid. Proses orthorektifikasi secara langsung tanpa mempertimbangkan perbedaan elevasi antara tinggi ellipsoid dan tinggi orthometrik (geoid) akan mengakibatkan kesalahan dalam orthorektfikasi (walaupun GCP dan DEM-nya akurat/presisi). Contoh perbedaan Orthorektifikasi dengan koreksi geoid dan tanpa koreksi geoid dapat dilihat di gambar di bawah ( Orthorektifikasi dilakukan di ENVI 5.1 menggunakan DEM TERRASAR-X Resolusi 8 meter tanpa GCP, verifikasi akurasi kualitatif menggunakan RBI skala 25000 ). Citra Orb-View 3 Panchromatic ( 1 meter) Level BASIC ENHANCED (RPC file Attached)   Ortho tanpa koreksi Geoid Ortho dengan koreksi Geoid Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa koreksi geoid akan meningkatkan akurasi hasil orthorekti...

Orthorectify Aerial Photographs (Part 2. Orthorectify Aerial Photographs Using ENVI)

Image
Melanjutkan postingan sebelumnya tentang orthorektifikasi foto udara, pada postingan kali ini saya akan coba uraikan bagaimana cara orthorektifikasi foto udara menggunakan software ENVI. Untuk informasi tambahan, selain di ENVI, software lain yang bisa mendukung orthorektifikasi foto udara antara lain PCI geomatica, ERDAS IMAGINE, SOCET SET, ILWIS, dan GRASS, dan juga mungkin software software pengolahan citra yang lain. Sebelumnya, monggo silahkan di download file KML berikut ini ( link ), kemudian coba tampilkan di google earth. silahkan diamati di daerah bergunung dimana disitu nampak efek relief displacement pada foto sangat besar. File KML ini dihasilkan dari koreksi geometrik menggunakan toolbar georeferencing ArcGIS. Dari hasil tersebut nampak bahwa georeferencing saja tidak cukup untuk mengkoreksi relief displacement. Anda bisa koreksi ulang dengan menambahkan GCP, meningkatkan orde transformasi polynomial-nya ke orde 2 dan yang lebih tinggi, tapi tetap tidak akan diperoleh ...

Orthorectify Aerial Photographs (Part 1. Nature of Aerial Photographs Geometric Distortion)

Image
Tulisan ini adalah bagian pertama dari Tutorial Orthorektifikasi Foto Udara. Foto udara disini adalah foto udara yang dihasilkan dari Kamera Metrik Fotogrametris/frame camera (film), bukan foto udara yang dihasilkan dari UAV custom yang biasanya menggunakan kamera pocket/SLR yang dipasang pada pesawat RC, walaupun prinsip yang digunakan (mungkin) relatif sama. Pada bagian pertama ini saya akan membahas tentang distorsi geometrik pada foto udara terlebih dahulu. Foto udara dari frame camera berbeda dengan foto udara atau citra multispektral airborne. Foto udara frame camera direkam secara serentak (sama dengan kamera analog dalam fotografi) dalam satu kali liputan perekaman. Yang dimaksud dengan serentak disini adalah seluruh energi elektromagnetik (pantulan cahaya matahari dari obyek di permukaan bumi) dari seluruh area liputan langsung diterima lensa dan kemudian direkam dalam film sebagai media perekam. Sedangkan untuk sistem digital (electronic airborne multispectral scanner) meka...

TUTORIAL ORTHOREKTIFIKASI CITRA SATELIT RESOLUSI SEDANG (CITRA ASTER)

Image
Orthorektifikasi adalah proses koreksi geometrik citra satelit atau foto udara untuk memperbaiki kesalahan geometrik citra yang bersumber dari pengaruh topografi, geometri sensor dan kesalahan lainnya. Hasil dari orthorektifikasi adalah citra tegak (planar) yang mempunyai skala seragam di seluruh bagian citra. Orthorektifikasi sangat penting untuk dilakukan apabila citra akan digunakan untuk memetakan dan mengekstrak informasi dimensi, seperti lokasi, jarak, panjang, luasan, dan volume. Citra tegak merupakan citra) yang telah dikoreksi segala kesalahan geometriknya, sebagai akibat dari mekanisme perekaman citra. Kesalahan geometrik citra dapat berasal dari sumber internal satelit dan sensor (sensor miring/off nadir) ataupun sumber eksternal, yang dalam hal ini adalah topografi permukaan bumi. Perekaman off nadir dan perbedaan ketinggian berbagai obyek di permukaan bumi menyebabkan adanya kesalahan citra yang disebut relief displacement. Relief displacement sendiri dapat didefinisi...