Posts

SDE Geodatabase Archiving

Image
SDE geodatabase mempunyai fitur pengarsipan yang dapat digunakan untuk mengarsipkan dan membackup data dari waktu ke waktu. Here are the steps (testing dilakukan menggunakan DBMS Microsoft SQL server dan PostgreSQL) 1. SDE geodatabase harus dalam kondisi versioned dan Archive enabled (Proses enabling archive hanya dapat dilakukan oleh user yang mempunyai role minimal database administrator) 2. Lakukan multiuser/multiclient editing sampai waktu tertentu (harian, mingguan, bulanan dst) 3. Pada waktu akan dilakukan pengarsipan, lakukan disabling archive (lihat gambar diatas), akan muncul pilihan untuk menghapus delta table/archive feature class atau tidak (lihat gambar di bawah), pilih No, atau No to All. DBMS akan membuat delta table/archive feature class menjadi normal feature class dengan tambahan nama _h, _h1 _h2 dst. 4. Rename data archive tersebut, atau pindahkan ke storage yg aman, Tanggal pengarsipan dapat dilihat di data atribut dari feature class hasil archiv...

ArcGIS 10.2 dan PostgreSQL

Berikut ini cara koneksi arcgis ke postgreSQL agar kita bisa membuat SDE geodatabase di DBMS PostgreSQL 1. tentu saja install arcgis dan postgreSQL-nya (you can find how to do it somewhere over the internet) 2. Cari ST_geometry.dll di lokasi instalasi arcgis.  The default location for  ArcGIS for Desktop  on 64-bit Windows operating systems is C:\Program Files(x86)\ArcGIS\Desktop<release#>\DatabaseSupport\PostgreSQL\Windows64; on 32-bit Windows operating systems, it is C:\Program Files\ArcGIS\Desktop<release#>\DatabaseSupport\PostgreSQL\Windows64. 3. Copy file tersebut ke Postgre lib directory, contoh :  C:\Program Files\PostgreSQL\9.0\lib 4. Agar bisa melakukan koneksi dari client, anda memerlukan beberapa file, untuk O.S windows dan client arcgis desktop, lib yg diperlukan adalah  libeay32.dll, libiconv-2.dll, libintl-8.dll, libpq.dll, and ssleay32.dll, sedangkan untuk client arcgis server 64 bit, lib yg dibutuhkan adalah :  libeay32.d...

Survei GPS, Kapan Ya Sebaiknya??

Image
Semua orang yang mempunyai kepentingan dengan informasi posisi di permukaan bumi dewasa ini telah banyak menggunakan GPS atau kalau istilah globalnya GNSS untuk memperoleh informasi tersebut. Berbagai jenis receiver GPS telah beredar di pasaran, mulai dari yang menghasilkan informasi posisi dengan kualitas seadanya ( yang penting dapat posisi bro :p  ) sampai ke fraksi millimeter ( lebih presisi dari garisan ). Bahkan modul penerima GPS pun sudah banyak yang ter-embed ke dalam berbagai devices dan gadget, seperti HP, kamera, kendaraan bermotor, pesawat terbang dan lain – lain. Sekarangpun sudah nge-trend orang memberi alamat tempat tinggalnya tidak memakai nama jalan dan nomor rumah, tetapi langsung memakai dua pasang koordinat, lintang dan bujur, sehingga sang tamu bisa langsung menavigasikan kendaraannya ke rumah yang dimaksud. Bagus juga sih sebenarnya. praktis dan efisien. Tapi ada jeleknya juga, salah satu diantaranya adalah pepatah “malu bertanya sesat di jalan” jadi tidak r...

HAE (Height Above Ellipsoid) and MSL (Mean Sea Level) Conversion Using Pathfinder Office

Image
Di tepi pantai kok GPS-nya nilai ketinggiannya bukan nol ? mending bro yang saya alami malah nilai ketinggiannya negatif!, hmmmmm pasti GPSnya rusak, mari kita "lembiru" (lempar ganti baru)...... :) GNSS/GPS receiver secara default menggunakan acuan ketinggian (datum) berdasarkan ellipsoid WGS-84 (datum koordinat global), sehingga nilai ketinggian/elevasi yang diperoleh merupakan ketinggian diatas ellipsoid (HAE : Height Above Ellipsoid). Jika GPS yang kita gunakan menggunakan setting ini, maka tidak heran apabila ketika kita survei di pinggir pantai, ketinggiannya tidak nol atau malah mungkin negatif. Hal ini dikarenakan lokasi yang kita survei menurut WGS-84 ketinggiannya bukan nol. Ketinggian yang mendasarkan pada nilai nol diatas garis pantai rata rata disebut dengan MSL (Mean Sea Level). Kenapa bisa ada dua acuan ketinggian yang berbeda?. Hal ini dikarenakan bentuk bumi tidak sepenuhnya bulat, karena itu ketinggian nol di pantai ancol jakarta sejatinya tidak sama de...

Vector Topological Cleaning in ArcGIS (The Legendary PC-ArcInfo CLEAN Command)

Image
Saya teringat sewaktu pertama kali praktikum GIS. Software yang pertama kali saya pakai adalah PC-ArcInfo (Software GIS berbasis DOS dari tahun 80-an).. If you remember you were using ArcInfo... congrats there is no mistake anymore that you are OLD!!!!!!. Software yang menyebalkan memang, its all command based and I spent a whole day just to place those four annoying tick marks from digitizer tablet to the computer monitor. I even promise my self to not to take the GIS practices too serious. I hate this stupid digitizing thing. walaupun esok harinya mata saya berbinar - binar karena software yang dipakai adalah ArcView GIS (alhamdulillah its GUI based) and.. you know the rest is history..wkwkwkw, I still practicing GIS today.   ArcInfo memang menyebalkan, semua orang tahu itu, tapi yang mungkin tidak banyak diketahui orang (apalagi anak anak jaman sekarang). ArcInfo adalah software GIS terbaik dalam artian dia mempunyai format data spesifik yang bisa dimanipulasi tanpa lim...

Orthorectify Aerial Photographs (Part 2. Orthorectify Aerial Photographs Using ENVI)

Image
Melanjutkan postingan sebelumnya tentang orthorektifikasi foto udara, pada postingan kali ini saya akan coba uraikan bagaimana cara orthorektifikasi foto udara menggunakan software ENVI. Untuk informasi tambahan, selain di ENVI, software lain yang bisa mendukung orthorektifikasi foto udara antara lain PCI geomatica, ERDAS IMAGINE, SOCET SET, ILWIS, dan GRASS, dan juga mungkin software software pengolahan citra yang lain. Sebelumnya, monggo silahkan di download file KML berikut ini ( link ), kemudian coba tampilkan di google earth. silahkan diamati di daerah bergunung dimana disitu nampak efek relief displacement pada foto sangat besar. File KML ini dihasilkan dari koreksi geometrik menggunakan toolbar georeferencing ArcGIS. Dari hasil tersebut nampak bahwa georeferencing saja tidak cukup untuk mengkoreksi relief displacement. Anda bisa koreksi ulang dengan menambahkan GCP, meningkatkan orde transformasi polynomial-nya ke orde 2 dan yang lebih tinggi, tapi tetap tidak akan diperoleh ...

Orthorectify Aerial Photographs (Part 1. Nature of Aerial Photographs Geometric Distortion)

Image
Tulisan ini adalah bagian pertama dari Tutorial Orthorektifikasi Foto Udara. Foto udara disini adalah foto udara yang dihasilkan dari Kamera Metrik Fotogrametris/frame camera (film), bukan foto udara yang dihasilkan dari UAV custom yang biasanya menggunakan kamera pocket/SLR yang dipasang pada pesawat RC, walaupun prinsip yang digunakan (mungkin) relatif sama. Pada bagian pertama ini saya akan membahas tentang distorsi geometrik pada foto udara terlebih dahulu. Foto udara dari frame camera berbeda dengan foto udara atau citra multispektral airborne. Foto udara frame camera direkam secara serentak (sama dengan kamera analog dalam fotografi) dalam satu kali liputan perekaman. Yang dimaksud dengan serentak disini adalah seluruh energi elektromagnetik (pantulan cahaya matahari dari obyek di permukaan bumi) dari seluruh area liputan langsung diterima lensa dan kemudian direkam dalam film sebagai media perekam. Sedangkan untuk sistem digital (electronic airborne multispectral scanner) meka...